Hallo Japan!

Setelah Transit Hongkong dan transit Taipei akhirnya kami tiba di Jepang sekitar pukul 18:00. Perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 11 jam include transit 2 kali dan penerbangan dari Jakarta Hongkong 4 jam 50 menit, ke Taipei 1 jam dan dari Taipei ke Jepang selama 2 atau 3 jam (saya lupa-lupa ingat hehhee) tidak membuat kami kurang semangat. Sesaat setalah mendarat kami antri di Imigrasi Kansai Internationla Airport yang konon katanya sangat ketat menyeleksi wisatawan yang akan berkunjung ke Jepang. Saya sudah mempersiapkan tiket pulang, itinerary, bookingan hotel serta beberapa ribu yen di dompet, mengantisipasi pertanyaan pihak imigrasi yang katanya sering langsung mendeportasi orang Indonesia yang berkasnya tidak lengkap ketika ditanya. Konon ceritanya, pengunjung di usia produktif seperti kami kebanyakan dicurigai akan menjadi pekerja ilegal di Jepang dengan menggunakan visa turis sebagai akses masuk ke Jepang. That’s why setelah banyak kejadian penyalahgunaan visa tersebut, pihak imigrasi Jepang akhirnya lebih selektif dalam menerima pengunjung.

Syukur Alhamdulillah, berbekal berkas, doa dan senyum manis, kami akhirnya bisa melewati imigrasi tanpa hambatan dan tanpa satu kata pun yang terlontar dari petugas imigrasinya hehehe…

Setelah melewati imigrasi, ternyata travel bag kami sudah menunggu lebih dahulu. Travel bag sudah berjejer rapi persis setelah kami keluar dari antrian imigrasi. Setibanya di Kansai International Airport saya mengaktifkan wi fi (di terminal tersedia wi fi gratis) saya berusaha menghubungi teman saya yang sudah janji mau menjemput saat itu. Butuh waktu kurang lebih 1 jam untuk akhirnya menemukan mereka, karena ternyata mereka tidak keluar dari terminal train menuju hall bandara.

DSC00775
Train Terminal

Setelah keluar dari Bandara dan setelah berkomunikasi dengan teman saya yang menjemput, saya dan suami menuju ke lantai atas (ada petunjuk untuk menuju ke terminal kereta di lantai 2) kebetulan waktu itu kami mendarat di terminal 1 kedatangan international. Udara dingin sudah terasa sangat menusuk sekeluarnya kami dari ruang terminal, angin berhembus cukup kencang sehingga udara yang begitu dingin sanggup menembus jaket dan kaos tangan.

Nah disini lah posisi teman saya menunggu waktu itu, mereka tidak keluar dari terminal supaya kartunya tidak kedebit ternyata alias mereka menjemput saya dengan gratis hahahhaha… tampak di depan sana mesin mesin pembelian tiket kereta dari Bandara menuju ke seluruh bagian Kansai.

DSC00735
Ticketing machine

Saya dan suami bolak balik dari posisi tempat diatas sampai ke depan mesin ini hanya untuk membeli tiket untuk masuk ke dalam peron kereta api hahahha. Kami berusaha memahami mesin dengan tulisan aneh ini demi sebuah tiket menuju ke Tennoji, apartemen teman saya. Rumitnya, kami tidak menemukan orang lain di depan mesin ini yang bisa membantu kami membeli tiket. Tips dari teman saya, kami cukup membeli tiket kemana saja alias cukup mengeluarkan tiket dengan tujuan mana saja dengan nilai paling rendah, setelah tiba di Statiun tujuan kita tinggal meng-adjust tiket sebelumnya dan memasukkan sejumlah uang senilai kekurangan yang seharusnya ditagihkan dengan jarak tempuk dari bandara ke tempat tujuan. Dari Bandara Kansai ke Tennoji waktu itu tarif keretanya kurang lebih 900 yen atau sekitar 100rban.

Tiba di Statiun KA Tennoji kami masih harus berjalan kaki sekitar kurang lebih 800 meter ke apartemen. Kami tiba di apartemen kurang lebih pukul 21;00 waktu setempat. Udara dingin begitu terasa, Osaka di bulan February tersebut memang sedang berada dalam suhu terendah sepanjang beberapa tahun terakhir.

DSC00712

 

Welcome to Osaka Anaa dan pak Kiki yippy!!!

 

 

DSC00704
Me and Tetty at Tennoji Osaka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s