Short trip to HongKong ; Gratisan!

Musim panas kali ini saya berkesempatan mengunjungi Hongkong. Fiuh… namanya juga summer ya, pasti panas banget. Summer di Hongkong sebenarnya agak sedikit riskan sih, soalnya cuacanya kadang tiba-tiba berubah jadi hujan deras disertai angin typon. Beberapa hari setelah saya pulang dari Hongkong, Typon 8 melanda Hongkong Macau dsk.

Hongkong sebenarnya ga masuk dalam wish list saya untuk dikunjungi, tapi apa daya… saya manusia lemah yang susah menolak tiket gratisan buahahaha… Apalagi ini tiket Cathay Pasific yang full service, direct to Hongkong dan PP pula. Rejeki makmak shalehah cyn!

20170731_063532

Karna untuk masuk ke Hongkong tak perlu Visa (meskipun sebenarnya saya sudah apply visa China beberapa hari yang lalu) jadi tempat ini bisa dikata negara yang common dikunjungi oleh turis asal Indonesia, Apalagi tiket ke Hongkong tidaklah terlalu mahal. Kalau lagi promo biasanya tiket ke Hongkong kadang bisa dapat 2jt PP (kalau beruntung haha)

Jakarta – Hongkong ditempuh selama 4 jam 50 menit direct alias non stop a.ka tidak transit sama sekali. Bagi saya penerbangan 2 jam keatas adalah penerbangan panjang yang mengharuskan saya minum obat tidur biar gak setres selama perjalanan hahahha… dan saya paling menghindari penerbangan LCC ketika harus on board lebih dari 2 jam.

Jadi selama 4 jam 50 menit yang saya tempuh sendirian ke Hongkong (berhubung pak suami lagi ga bisa cuti) saya cuma makan tidur dan dengerin musik. Untungnya saya selalu suka meal yang disediakan Cathay Pasific.Β  Oh iya sebenarnya waktu reservasi tiket, meal yang dipesan untuk saya khusus untuk muslim meal. Tapi karna setau saya penerbangan yang berangkat dari Jakarta dengan Cathay Pasific sudah pasti semuanya halal jadi special requestnya saya abaikan.

20170731_095325
Meal on Board

Anddd… tadaa… tibalah saya sendirian di Hongkong siang itu. Pada saat saya tiba, flu Hongkong sedang mewabah dan setiap orang yang masuk ke HKIA waktu itu diperiksa suhu tubuhnya. Huaa… liburan macam apa ini? disambut virus dan potensi typon 8. Untung gratisaaannn hahahah…

Hal yang paling pertama yang saya lakukan adalah beli Octopus Card senilai 100HKD lalu menuju ke halte bus yang akan mengantarkan kita ke Tsim Tsa Tsui, tempat penginapan yang sudah direservasi pihak sponsor sebelum berangkat (sponsornya dimention ga ya wkwkwkwk). Nah Octopus Card ini semacam e-money yang bisa dipakai bayar bis, kereta atau sebagai alat debit di toko atau restaurant. Setelah hampir 1 jam lebih, saya tiba di halte pemberhentian Tsim Tsa Tsui dan bingung tiada tara. hahaha… harap dimaklumi, saya baru pertama kali ke Hongkong, sendirian pula. eh plus bawa belasan orang dewasa yang susah diatur hahaaa… *nerakaaa*

Oh iya, Octopus Card ini nanti bisa dikembalikan seisi-isinya. Jadi kalau dana yang di dalam kartunya masih tersisa, bisa ditukarkan kembali dengan uang cash.

Susah bener nyari penginapan yang telah direservasi tersebut, apalagi saya cuma terima beres dan tidak tahu menahu tentang penginapannya. Ternyata penginapannya tidak punya plang atau penanda sama sekali kecuali harus bertanya kepada calo yang mangkal di trotoar.

DSC05992
Tsim Tsa Tsui, pemadangan pas kita keluar dari gedung penginapan

Mereka memang bekerja di sana, sebagai calo bagi yang butuh penginapan dan kendaraan. Mereka rata-rata adalah orang Bangladesh, India atau orang Arab. Untuk sampai di kamar, kita harus melewati pusat perbelanjaan yang lebih cocok dikatakan pasar (jorok banget tempatnya) lalu menggunakan elevator yang sempit dan hanya muat untukΒ  4 orang saja. Belum lagi elevatornya hanya ada 2 dan dibagi genap ganjil. Alhasil tiap balik ke kamar, kita selalu berdesak-desakan dengan warga apartemen setempat dan turis yang menginap di tempat yang sama. Bagi saya, tempat tersebut sungguh sangat tidak recomended.

Lalu empat hari di Hongkong ngapain aja? Entah kenapa saya ga begitu antusias menjelajahi negera ini. Mungkin karna cuaca yang panas ditambah wabah virus Hongkong yang rada-rada horor. Jalan-jalan pertama hanya saya habiskan naik Double Deck Tram dari Victoria Park, ke Western Market bolak balik. Sebelumnya saya mampir dulu di Victoria Park, menghirup oksigen yang dihasilkan oleh pepohonan yang masih hijau. Huff… oksigen terasa sangat berharga sekali waktu itu.

DSC06017DSC06048

Jadwal dan tarif Tram nya bisa dicek diΒ sini.

Bagi saya ini lumayan hemat untuk sekedar berkeliling kota tanpa harus capek jalan kaki, apalagi kalau niatnya emang cuma liat liat. Untuk sekali jalan, dikenakan tari 2.30HKD, atau sekitar Rp.4500. Pembayarannya menggunakan Octopus Card, dengan menempelkan kartu pada saat kita akan turun dari tram.

DSC06001

Keesokan harinya, saya nyobain Ngong Ping 360, Sejenis cable car yang mengantarkan kita ke Lantau Island. Sebelumnya saya reservasi tiket Ngong Pingnya lewat Traveloka, demi menghindari antrian panjang di loket tiket. Setelah reservasi di Traveloka, saya tinggal menukarkan e-tiket saya dengan gelang yang dijadikan sebagai penanda bahwa kita telah memiliki tiketnya.

DSC06178

Setelah 25 menit, akhirnya tiba juga kita di Lantau Island. Pulau ini terkenal dengan Patung perunggu besar Buddha Sakyamuni. Katanya sih ini adalah salah satu dari limaΒ  patung besar yang ada di Tiongkok. Untuk sampai di puncak tempat patungnya duduk, kita harus menapaki sebanyak 268 anak tangga, yang which is.. saya tak sanggupi. hahaha… *mak mak pemalas* Lah siapa suruh ga sediain eskalator.

DSC06254
Tian Tan Buddha

Cuaca saat saya tiba memang tidak menentu, kadang panas terik kadang hujan deras, yang pasti tidak pernah dingin sama sekali. Setibanya saya di pulau ini, hujan tiba-tiba mengguyur deras, angin bertiup kencang, banyak genangan dan agak sedikit berawan.

DSC06201DSC06250

Selain Lantau Island, sebenarnya banyak tempat wisata menarik di Hongkong ; hanya saja… heum, yang tadi itu entah kenapa saya tidak begitu antusias meng-explore tempat wisatanya.

Malam hari, karna kebetulan bisa tinggal ngesot ke Victoria Peak ; ya satu-satunya pilihan hanya ke tempat tersebut. Tadinya mau nungguin ligth show, tapi karena harus nyuci pakaian dulu hahaha jadi ya sudah lah ya, seadanya aja.

DSC06097
Victoria Peak

Hari terakhir selalu saya jadikan hari shopping nasional hahahha, jadi biar ga mati kelaparan sebelum waktunya pulang, sebaiknya berbelanja di hari terakhir saja.

Hari terakhir, saya lebih memilih menyusuri Nathan Road, Ladies Market dan pusat perbelanjaan di sepanjang Tsim Tsa Tsui. Sekali lagi saya tidak begitu antusias mengeksplore tempat ini. Lagian dana untuk belanja tidak seberapa, mengingat dalam 6 bulan ini, hampir tiap bulan saya ke luar negeri. Bangkrooot abis cyn…

Keesokan harinya, karna penerbangan kembali ke Jakarta dijadwalkan jam 7 pagi maka saya berangkat dari penginapan sekitar jam 4 subuh. Sebelumnya saya pun sudah melakukan check in via web dan memilih seat yang lebih nyaman (meskipun ya tetep kelasnya kelas ekonomi wkwkwk)

Drama terkahir di Hongkong dipersembahkan oleh elevator yang tidak menyala sama sekali, jadilah saya harus ngangkat koper yang beratnya hampir 20kg dari lantai 7 ke lantai dasar. Fiuuhh… luar biasa!

Dari Tsim Tsa Tsui saya memilih menggunakan bis ke Bandara, kali ini bisnya bis malam yang memang hanya beroprasi dari pukul 12 malam sampai pukul 6 pagi. Awalnya saya juga bingung dimana letak haltenya, karna haltenya sama sekali tidak berbentuk halte. Hanya ada petunjuk kecil yang terpasang di tiang listrik yang isinya nama bis, tujuan serta jam berangkatnya. Untungnya, bapak-bapak India yang bertugas mengamankan penginapan sudah menginformasikan lokasi halte ini sebelumnya. Meskipun saya juga sulit mengerti cara dia menjelaskan dengan bahasa Inggris yang dipadukan dengan dialek India hahaa… Nehi… nehi…

Well, again… thank you Hongkong for the amazing trip. Meskipun kurang menyenangkan, tapi selalu ada pelajaran dibalik sesuatu yang baik dan yang buruk.

DSC06293
Hongkong Disneyland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s