Rumah tangga : hasil curhatan istri korban suami selingkuh

Suami selingkuh! *panjang, jangan dibaca*


Ini adalah tulisan random, ga perlu dibaca karna kayaknya bakal panjang banget, ga perlu dikomentari pula kalau dirasa tidak penting hahaha…


Bukan, bukan suami saya yang selingkuh. Tulisan ini muncul akibat banyak curhatan wanita yang suaminya selingkuh. Saya emang udah kayak mama dedeh, yang curhat ke saya kalau ga tukang ojek ya ibu-ibu, kadang juga tukang sayur atau tukang laundry hahahaa…


Suami selingkuh lalu menikah lagi dengan alasan yang sungguh sangat klasik ; visi misi kita tak lagi sama. Laki laki macam ini ADA! *Padahal sebelumnya udah nemu gantinya di luaran. Suami macam ini sebenarnya tidak kreatif menciptakan alasan.


Suami yang kadang jadi imam mesjid lalu memilih menikah tanpa sepengatuhan istrinya, karna tidak ingin menyakiti istrinya, ADA juga. *lalu menjadikan takdir sebagai kambing hitamnya.


Suami yang pendiam, sabar dan tidak nakal ujug ujug selingkuh dengan rekan kerjanya, ADA! *sholeh tidak selalu berbanding lurus dengan setia, camkan itu anak muda!


Suami yang jujur kepada istrinya kalau dia selingkuh, tidur dengan wanita lain ; ADA! *sianida kayaknya cocok nih


Suami yang katanya sibuk cari nafkah di luar, jarang pulang karna fokus menafkahi keluarga tapi selingkuh dengan wanita lain, ADA! *Suami macam kebanyakan makan gula, ngomongnya manis melulu


Suami yang tiap hari pulang, malam tidur di rumah, ternyata di luar menikah dengan wanita lain, ADA! *sejenis amoeba, mampu membelah diri

DIbalik suami yang selingkuh, ada wanita yang lebih memilih mengalah. Mengalah untuk melepaskan atributnya sebagai wanita karir demi mempertahankan pernikahan, mengalah untuk menerima pasangannya kembali, mengalah untuk tetap bertahan di tengah kelakuan suami yang menyakitkan, mengalah dengan cara melepaskan diri dari ikatan pernikahan agar si suami bisa melanjutkan kegilaannya.


ISTRI MENGALAH AGAR SUAMI BISA MENJADI PEMENANG. Yakali suami bisa menang kalau istri ga ngalah?


Tapi di sisi lain pernah ga sih kita berfikir apa yang membuat lelaki berkhianat, mencari wanita lain, selingkuh, menyakiti kita pasangannya… Pernah ga sih sekali saja kita duduk meluangkan waktu untuk merunut setiap kejadian yang kita lewati bareng-bareng? apa kita pernah mencari dimana LACK nya? Noted : kadang selingkuhan suami tidak lebih cantik dari istri di rumah!


IMHO, mungkin lelaki selingkuh karna kita wanita yang terlalu powerful, superior! Setahu saya, lelaki cenderung lebih senang menjadi pemimpin, bukan dipimpin wanita, bukan pula direndahkan oleh wanita, apalagi istrinya. EGO! Yap, lelaki punya ego yang kadang tanpa sadar kita cederai. Separuh lelaki mungkin (ini mungkin loh ya) merasa minder ketika istrinya memiliki penghasilan yang lebih, separuhnya juga mungkin merasa rendah ketika istrinya memiliki jabatan yang lebih tinggi dibanding dirinya.


Saya pun baru menikah kurang dari 6 tahun, masih pengantin baru hehehehe… saya belajar dari mereka, pasangan yang nyaris gagal dan juga yang sudah gagal mempertahankan pernikahan.


Ada yang bilang “jangan suka mengumbar kebaikan suamimu, nanti orang lain minta dinikahi” lalu katanya “si suaminya mau aja karna merasa ada yang naksir dirinya”

lesson learned : bukan masalah kita suka mengumbar kebaikan suami, tapi karna kita jarang memuji suami langsung (mungkin) dan jarang berterima kasih, sehingga baru kali ini si suami merasa “terlihat” dan merasa “eksistensinya diakui” sayangnya oleh orang lain, bukan oleh kita, Istrinya! Memberi pujian dan penghargaan kepada suami memang masalah sepele, tapi perlu diingat suami juga manusia yang ingin diakui kehebatannya, meskipun dia sebenarnya tak bisa disandingkan dengan Fackri #ehhhahahahaa


Suami selingkuh mungkin ingin menunjukkan kepada kita bahwa kita telah lalai. Lalai menjalankan peran sebagai istri. Istri itu memang harus multitalenta, harus bisa dibawa ke arisan setelah seharian mengurusi bawang-bawangan di dapur. Wanita harus seperti Customer Service, menerima semua keluhan dan menyelesaikannya tepat waktu, mencari solusi sambil tetap tersenyum.


Mungkin suami hanya sekedar menunjukkan bahwa “saya selingkuh karna kamu tidak pernah ada di sampingku”.

Suami mungkin ingin merayakan prestasi kecil yang dia dapatkan di kantornya, mungkin dengan duduk ngopi di cafe atau sekedar duduk di bioskop sejenak ketika anak anak sudah tidur lelap, hanya saja kita terlalu sibuk dengan urusan rumah tangga, parahnya ; iyaa… ini makin parah ketika kita menjalani LDM (long distance marriage) karna masing-masing bekerja di kota yang berbeda. Selamat, karna waktu dan uang memang jarang berjalan beriringan! Kecuali kamu anaknya SBY. hehehehee…


Kadang kita hanya harus meluangkan waktu sedikit untuk mendengarkan cerita suami, karna sesungguhnya lelaki jauh berbeda dengan wanita. Kita, wanita cenderung terbuka kepada siapa saja sedangkan lelaki butuh orang yang tepat untuk membuatnya bercerita. Silahkan dipilih, apakah kalian ingin dipilih suami sebagai wanita yang tepat untuk menjadi tempat berkeluh kesah? atau suami kepincut wanita lain di luar yang ternyata ditemuinya di kantor hanya karna kebetulan bisa mendengarkan dan memberikan solusi kepada suami kita.


Atau, kadang kita juga perlu melakukan analisa kebutuhan, bukan hanya analisa pasar, apalagi analisa politik hahahaha…
Menganalisa kebutuhan suami, saya rasa tidak ada ruginya. Well, lelaki kadang butuh mengenal dirinya dari kita pasangannya. Apakah suami butuh sedikit perhatian, atau hanya sekedar butuh istirahat dari kehidupannya yang melelahkan.


Sekali lagi, saya juga masih belajar. Tulisan ini adalah hasil dari saya merangkum kisah orang orang, menganalisanya, mendiskusikannya bersama suami, memikirkan dan mempelajarinya. (nya nya banyak banget hahahha)
Saya sama sekali tidak menggurui, tidak berniat menyinggung pihak manapun. Saya hanya ingin kita semua sama sama selamat sampai akhir dengan pernikahan yang sakinah mawaddah warrahmah…

Perlu diingat bahwa, potensi selingkuh tidak hanya berlaku bagi lelaki, tapi juga wanita. Hanya saja kebanyakan wanita, masih lebih jauh berfikir waras dibanding lelaki. #eh hhahahaha… yaudalah ya, maaf bapak-bapak, saya mah orangnya takut diserang mamak2!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s