Orchid Forest Lembang

Setelah 2 bulan yang rasanya seperti bertahun tahun tak ke Bandung, akhirnyaa… bulan ini suami bolos kerja lagi sehari demi nemenin saya ke Bandung hahaha… *a day off wont hurt* 

Kali ini kita mengunjungi Orchid Forest Cikole di Lembang gara-gara liat foto ponakan yang beberapa hari yang lalu gathering di sana sama ibu-ibu komplek heu. Berangkat ke Bandung kali ini memang sengaja buat liburan pendek gara-gara dua bulan ini suami sibuk transfer knowledge di kantor yang ditinggalkan dan agak sedikit riweuh beradaptasi sama kantor lama yang langsung live di klien.

Jam 7 pagi kita sudah berangkat ke Lembang demi menghindari macet, dan benar saja beberapa meter sebelum Farm House, kendaraan sudah mengantri panjang.

Kurang dari pukul 10, saya dan suami sudah tiba di Orchid Forest yang ternyata letaknya pas di samping Grafika Cikole. Jarak dari jalan utama ke Orchid Forest ini kira-kira kurang lebih 700 m dan dibagi dengan beberapa gate entry. Tarifnya sendiri saya rasa agak sedikit mahal dengan fasilitas yang belum begitu banyak, 30 ribu / orang dan parkir 5rb untuk kendaraan roda 4.

DSC08162

Orchid Forest ini berada di lahan 14 hektar yang ditumbuhi oleh hutan pinus dan terdapat koleksi 157 anggrek langka dari seluruh dunia. Pengunjung bisa belajar budidaya Anggrek sekaligus membeli anggrek di tempat ini.

DSC08174IMG20180128105721IMG20180128105436IMG20180128105323

Pengunjung bisa kemping di area camping ground dengan biaya Rp.450 ribu dengan kapasitas tenda untuk 4 orang. Sedangkan tenda dengan kapasitas 9 orang di kenakan biaya Rp.950 ribu permalamnya sudah termasuk fasilitas breakfast, api unggun dan jagung bakar.

IMG20180128110804

Selain itu banyak spot foto yang menarik dan instagramable bagi pengunjung yang aktif banget di social media ahahhaha… oh iya, untuk keperluan pemotretan produk atau prewedding, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp.500rb hihihi… mahal ya cyn?

Tak perlu khawatir ketika kelaparan, apalagi cuaca dingin di tempat ini memang lebih mudah menstimulasi rasa lapar dibanding rasa kangen #eh, pengunjung bisa memilih mau makan di kantin atau di cafe ; keduanya menyediakan makanan dan minuman yang beraneka ragam , yang dijamin bisa menghangatkan badan yang kesepian err maksudnya kedinginan -__-‘

IMG20180128111342

Ternyata, 30ribu itu belum termasuk jembatan gantung ini hahah… jadi untuk berfoto di jembatan gantung, pengunjung diwajibkan membayar sebesar Rp15rb dan gratis naik flying fox. Halaahh… kirainnn hahahhaa… padahal spot foto paling kece tuh di jembatan ini.

IMG20180128111614

Di hari kami datang, cuaca sedang mendung dan angin berhembus kencang, beberapa jam kemudian hujan turun deras. Agak sulit mendapat gambar dengan pencahayaan yang cukup. Selain karna areanya luas, jalannya juga agak naik turun ; jadi disarankan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman untuk jalan.

DSC08244DSC08177DSC08205

Orchid Forest yang letaknya di Jl. Tangkuban Perahu Cikole Lembang Kabupaten Bandung Barat ini buka dari pukul 08:00-17:00 WIB.

Itinerary Liburan ke Bandung

Bandung adalah kota yang sering sekali dijadikan destinasi liburan oleh para turis lokal dan interlokal eh maksudnya international. Beberapa tahun belakangan ini sejak Bandara Husein SastraNegara yang semula hanya menjadi pangkalan angkatan udara akhirnya bisa dioperasikan menjadi terminal penumpang pesawat. Akses ini membuat pengunjung kota Bandung datang dari segala penjuru. Sebut saja Kuala Lumpur dan Singapore, dengan adanya penerbangan murah dari Air Asia, Bandung tentunya jadi destinasi yang lebih menyenangkan daripada harus datang ke Jakarta. Bandung yang adem, sentra bisnis fashion yang harganya terjangkau serta wisata alam yang mengagumkan membuat orang-orang pasti lebih memilih langsung ke Bandung.

Itu baru yang international loh, belum lagi turis lokal yang datangnya berombongan lewat darat [bis]. Kebayang dong ya padatnya Bandung ketika musim liburan tiba, yakin deh bisa misuh-misuh di jalan saking macetnya.

Nah berikut ini saya akan menulis itinerary kalau ingin menghemat waktu dan biaya berlibur ke Bandung. Itinerary ini saya maksudkan untuk teman-teman yang ingin berkunjung ke Bandung tapi tidak memiliki waktu yang banyak serta bisa menikmati keseluruhan objek yang disediakan oleh kota Bandung.

Kita mulai dari wisata alam di Lembang di hari pertama, hari kedua shopping dan hari ketiga wisata alam Ciwidey. Kenapa wisata alam Lembang tidak digabungkan di hari yang sama dengan Ciwidey? karna Lembang dan Ciwidey berada di daerah yang berlawanan arah. Lembang ke Utara dan Ciwidey ke arah Selatan.

Hari Pertama : Explore Lembang

Ketika kalian akan berkunjung ke Lembang, pastikan kalian berangkat lebih pagi, kalau bisa sih sebelum matahari terbit supaya tidak terjebak macet [apalagi pas weekend]. Pastikan kendaraan kalian fit dan full tank. Di Lembang sih ada pomp bensin, tapi tidak ada salahnya jaga-jaga, mengingat jalan menuju lembang dominan tanjakan.

  1. Farm House
  2. Tahu Susu Lembang Tauhid
  3. Floating Market
  4. d’Ranch
  5. Lodge Maribaya
  6. Grafika Cikole
  7. Tangkuban Perahu
  8. Permandian Air Panas Sari Ater

List diatas saya susun berdasarkan yang lebih dulu dijangkau ketika kalian datangnya dari Kota Bandung melewati Jl. Setiabudi- Ledeng – Lembang. Berbeda lagi apabila kalian mengambil jalan alternative melewati Sersan Bajuri – Parongpong – Lembang.

Apabila kalian mengambil rute perjalanan Sersan Bajuri – Parongpong – Lembang, maka kalian berkesempatan mampir Kampung Gajah lalu mampir di Dusun Bambu dan melanjutkan perjalanan ke Lembang dengan destinasi yang telah saya sebutkan di atas. Kalau kalian beruntung [tidak macet maksudnya] kalian bisa menyelesaikan tour tersebut diatas dalam sehari dengan manajemen waktu yang tentunya harus sangat ketat. Kalian pun masih bisa menghabiskan malam hari di Permandian Air Panas Sari Ater di daerah Subang.

Hari Ke-2 : Shopping dan Makan Malam

Kayaknya tidak afdol banget ya ke Bandung tanpa belanja-belanja, masa iya Factory Outlet yang menjual barang-barang branded gitu dianggurin. hahhhaa…

Destinasi Belanja di Kota Bandung

  1. Pasar Baru
  2. Kota Kembang [ini letaknya agak tersembunyi, di dekat alun-alun. Menjual tas dengan harga yang sangat murah]
  3. Factory Outlet di sepanjang Jl. Riau [Heritage dkk]
  4. Factory Outlet di Jalan SetiaBudi [Rumah mode dkk]
  5. Distro di Jl. Sultan Agung
  6. Factory Outlet di sepanjang Jl. Ir. H. Juanda [Dago]

Hari kedua ini, setelah selesai berbelanja, kalian bisa makan malam di puncak Dago. Kalian bisa memilih sesuai kelas yang kalian inginkan. Kalau mau makan kenyang dengan harga yang sangat terjangkau, kalian bisa makan malam di Punclut. Kalau kalian ingin makan malam romantis, suasana yang nyaman, dengan musik mengalun indah, tentunya dengan harga yang sedikit diatas “terjangkau”; kalian bisa berkunjung ke cafe-cafe di bilangan Dago Atas. Kalian bisa makan malam di Valley, ChocoRico, Lisung, Meatbar In The Sky atau mau sekalian yang lebih jauh sedikit ke Congo.

Hari Ke-3 : Explore Ciwidey

Tetep ya, kalau mau ke tempat wisata harus curi start lebih pagi. Soalnya perjalanan yang jaraknya hanya kurang dari 30 km dari kota Bandung ini sangat tidak bisa diprediksi. Kalau lagi beruntung sih, bisa sampai tujuan kurang dari 2 jam, tapi kalau lagi padat… yaaa… sorry to say!

Objek wisata yang bisa kalian kunjungi di Ciwidey yang paling utama adalah Kawah Putih. Ingat film Heart? yang diperankan oleh Acha Septriasa dan Irwansyah? Nah lokasi Syutingnya disini. Jadi kalian wajib foto-foto di tempat ini. Setelah berkunjung ke Kawah Putih, lanjutkan perjalanan kalian menuju Situ Patenggang. Sebelum sampai ke Situ [danau] Patenggang, kalian akan melewati permandian air panas Ciwalini. Kalau mau mampir sih silahkan aja…

Nah yang sekarang lagi hits banget di daerah Rancabali adalah Glamping Lake Side Ramcabali. Supaya instagram kalian jadi kekinian, maka berkunjunglah ke tempat tersebut.

Di hari ke-3 ini kalian bisa kembali ke daerah masing-masing di malam hari. Dengan itinerary yang seperti ini kalian bisa menghemat waktu dengan singkat. Pun kalian masih punya waktu yang lebih, jangan lewatkan wisata kuliner di dalam kota Bandung yang dijamin tidak akan mengecewakan.

Sesuai hasil survey saya [halah] berikut tempat yang wajib bagi kalian yang senang kulineran [silahkan digoggling ya alamatnya, pake maps]

  1. Nasi Bancakan [dekat gedung sate]
  2. Roti Gempol
  3. Bebek Ali Borromeus [bukanya jam 5 sore]
  4. Javan Steak di Jl. Sulanjana
  5. Warung lesehan sepanjang Jl. Punclut
  6. HDL Cilaki
  7. RM Taliwang Bersaudara di Cilaki
  8. Bakso Malang Mandep depan Pusdai
  9. Alas Daun
  10. Yogurt Cisangkuy

Segini cukup ya? untuk detail tiap tempat yang saya tulis diatas, saya tulis secara terpisah nantinya [inshaallah kalau punya ide dan waktu luang]. Saran saya sih kalau memang berniat berkunjung ke Bandung dengan nyaman, datanglah di saat yang tepat alias bukan pada saat holiday season. Bandung, pada saat high season; bahkan untuk parkir mobil aja harus waiting list, apalagi untuk dapatkan tempat duduk di rumah makan.

So… Welcome to Bandung. Kota yang diciptakan ketika Tuhan sedang tersenyum.