Skyline Best View Resto, Bukit Pakar Dago.

Dago Pakar Timur memang sudah bukan tempat yang asing lagi dengan cafe-cafe atau resto middle up yang menjadikan pemandangan alam sebagai nilai jual  yang lebih. Sebut saja Sierra, Chocorico, Lisung, The Valley dan Takigawa yang sudah lebih dulu hadir sebagai restoran yang menyuguhkan view yang luar biasa dan tempat yang cozy untuk duduk menghabiskan waktu berasama pasangan dan keluarga. Well. bagi saya ; semua tempat ini konsepnya tidak jauh berbeda. hehehe…

Nah, beberapa bulan yang lalu berseliweran foto- foto tempat ini di Instagram (korban IG banget saya ya hahaha), karna penasaran ; seberes makan di Bebek Ali Boromeus, saya dan suami berangkat ke tempat ini, heum dalam keadaan perut sangat penuh dengan 3 porsi bebek yang kami habiskan berdua. ooopsss…

Skyline ini letaknya sejajar dengan resto pendahulunya (Sieraa dkk)  dan letaknya paling ujung tepat di depan Kopi Ireng. Setibanya kami di Skyline Resto, kami langsung menuju ke lantai 3 yang heum seperti yang kami duga ; konsepnya hampir sama seperti cafe dan resto sebelumnya hehehe…

Restoran ini terdiri dari 4 lantai, dimana lantai 1 adalah Parkiran, lantai 2 adalah hall yang digunakan untuk acara dan lantai 3 adalah restoran semi outdoor. Tenang, dari lantai 1 ke lantai 3 disediakan lift kok hahha… tapi untuk menuju lantai rooftoop di lantai 4 kita harus menggunakan tangga.

DSC08095

Setelah dapat kursi di lantai 3 kami dipersilahkan menuju ke rooftop khusus buat foto-foto. Rooftoop ini tidak untuk nongkrong ya, tapi disediakan khusus hanya untuk mengambil gambar.

DSC08049DSC08072

DSC08064

Restoran yang baru buka akhir tahun 2017 kemarin menyediakan menu yang dominan kebarat-baratan alias western food seperti pizza, pasta dkk ; bisa liat menu dan harganya di gambar yang tak beraturan di bawah ini heuheu.

Karna kebetulan sudah agak sore dan kami sudah sangat kenyang dengan Bebek Boromeus jadi kami tak duduk lama. Saya memesan minuman semacam Oreo Shake dan suami memesan Machiato. Kebetulan kursi yang di pinggir merupakan kursi panas ; dimana semua orang berebutan untuk duduk di posisi ini dan demi keadilan sosial bagi rakyat Indonesia jadi kayaknya tidak begitu adil kalau kami duduk lebih lama heehheee…

DSC08130

Untuk dapat the best view dan kesan romatis, posisi duduk ini memang adalah posisi yang paling pas, tapi yang paling tidak pernah kosong juga. Bahkan untuk duduk disini, kita harus reservasi terlebih dahulu sebelum masuk. Heum…

Sebenarnya tak masalah mau duduk di sisi mana, yang paling penting adalah siapa yang duduk dan tetap tinggal di sisi kita. Yang lebih masalah lagi kalau datangnya kosong alias sendirian hahaha…

 

DSC08101DSC08098DSC08099

Menjelang malam, setiap meja diberi lilin untuk menambah kesan romantis buat pengunjung. Penerangannya memang sengaja dibuat agak remang-remang, sekali lagi ; hampir sama seperti restoran-restoran pendahulunya. hehehe…

DSC08140

Skyline Best View Resto,

Jl. Bukit Pakar Timur No. 108, Dago Atas, Bandung

No. Telp 022 20455666

Javan Steak ; kuliner Bandung yang tak terkikis jaman

Entah sejak kapan Steak ini hadir di kota Bandung, tapi katanya dulu warung steak ini awalnya cuma pakai gerobak di depan Apotek Kimia Farma Dago. Saya dan suami juga baru menemukan tempat ini di tahun 2009, di awal-awal kami pacaran hehehhe…

Tempatnya juga rada-rada nyempil dan terkesan invisible, mungkin karna warung ini hanya menyewa satu lorong yang bisa disebut garasi dari bangunan cafe di sebelahnya. Meskipun begitu, tempat ini tidak pernah sepi oleh pengunjung, kadang kala kami harus antri terlebih dahulu untuk mendapatkan tempat duduk ; belum lagi antri untuk mendapatkan pesanan yang kami inginkan. So, disarankan untuk meluangkan waktu yang lebih kalau mau makan disini. Javan Steak hanya buka dari pukul 05:00 sore yaa…

DSC08145

Apapun makanannya minumnya pasti teh manis, hahah… sunda pisan pokokna mah. Tiap kali kami kesini, saya dan suami kalau ga mesen Mexican ya Jager ; jarang digonta ganti.

DSC08146DSC08157

Side Dish nya bisa dipilih antara kentang goreng atau spaghetty, tapi kalau saya sih tetep lebih milih kentang goreng.

 

Ekpektasi kalian jangan terlalu tinggi ketika kesini, warung ini memang hanya warung makan biasa, rasa steaknya juga standar, tapi dijamin kalian akan kangen lagi untuk balik kesini ; selain karna harganya murah, rasanya juga tidak terlalu mengecewakan. Untuk kuliner, tempat ini adalah salah satu yang wajib saya kunjungi ketika berkunjung ke Bandung.

DSC08141

Javan Steak, Jl Sulanjana No 9 Bandung buka setiap hari dari pukul 05:00 Sore.